Samarinda, 30 Oktober 2025 — Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan kegiatan Market Day dengan tema “Pasar Ceria Anak Hebat” yang berlangsung di Gedong Pesut SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan penuh tawa, semangat, dan karya dari para peserta didik. Melalui kegiatan Market Day, para murid hebat SLBN Pembina belajar langsung mengenai dunia kewirausahaan. Mereka mempraktikkan cara berjualan, melayani pelanggan, mengelola uang, serta bekerja sama dengan teman. Pembelajaran ini dirancang tidak sekadar untuk kegiatan jual beli, tetapi juga sebagai sarana membangun percaya diri, kemandirian, dan keterampilan hidup nyata.
Kepala SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur, Ibu Lilik Farida, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan Market Day merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengimplementasikan pembelajaran kokurikuler yang berorientasi pada 8 Dimensi Profil Lulusan.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak kami tidak hanya belajar berdagang, tetapi juga belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, serta menjaga kebersihan. Market Day menjadi media pembelajaran yang menyenangkan sekaligus mendidik, karena anak-anak dapat mengalami langsung bagaimana menjadi individu yang mandiri dan berdaya,” ujar beliau.
Kegiatan ini mengintegrasikan delapan dimensi pembelajaran karakter yang tercermin dalam 8 Dimensi Profil Lulusan, yaitu:

Selama kegiatan berlangsung, murid-murid hebat SLBN Pembina menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka mampu bekerja sama, melayani pembeli dengan sopan, serta menunjukkan semangat belajar yang luar biasa. Setiap senyuman dan karya anak-anak dalam Market Day ini menjadi bukti nyata bahwa anak hebat mampu berkarya, mandiri, dan berdaya.
Tak hanya para murid yang sangat antusias, para orang tua murid pun memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Banyak di antara mereka merasa bangga melihat anak-anaknya tampil percaya diri, mandiri, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekolah.
“Kami sangat senang melihat anak-anak bisa berjualan dan berani berbicara dengan orang lain. Biasanya mereka pemalu, tapi hari ini terlihat bersemangat dan bahagia. Selain itu, anak-anak juga belajar mengenal uang—bagaimana menerima, menghitung, dan mengembalikan uang kepada pembeli. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi mereka,” ungkap salah satu orang tua murid dengan penuh haru.